Ketika Komunisme Tak Pernah Mati

2007_Ketika Komunisme Tak Pernah Mati-c

Heryanto, Ariel (2007) “Ketika Komunisme Tak Pernah Mati”, dalam Ignatius Haryanto (ed), Ketika Sensor Tak Mati-mati, penerjemah Hera Diani, Jakarta: Yayasan Kalam, hal. 152-194.

kata kunci: anomali, budaya pop, ironi, kekerasan, kepatuhan, Komunisme, palu arit, sensor, simulakra, subversi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s