Pemerkosa Di-TV-kan?

WWR 1994_12_18_TIARA Pemerkosa Di-TV-kan-c

“Ada dua hal yang kelihatannya bertentangan tapi saling menguatkan: represi seksual dan komersialisasi seks. Represi seksual tidak saja membuat seks menjadi luhur dan keramat. Dalam gelombang kapitalisme, represi itu membuat seks menjadi barang langka. Kelangkaan merupakan prasyarat terbentuknya nilai komoditas dan berlakunya hukum penawaran/ permintaan.”

“Pemerkosa Di-TV-kan?”, wawancara JJ Waskito, Tiara 120 (18/12) 1994: 10-11.

kata kunci: hukum, kelas sosial, komersialisasi, pemerkosa, represi, seksualitas, televisi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s